Lentera meronta di musim kemarau,Cahayanya menyala terang,dalam gulita
Namun lebih banyak orang yang diam tak bergeming
lalu orang-orang itu berlari jauh menghindar dari kebaikan Cahaya itu
Orang-orang itu lebih memilih berdiam diri dalam kegelapan
Sebab telah terbius oleh nikmatnya hidup, dalam kehidupan duniawi
Seolah pura buta dan pura tuli, tak mau pecaya akan adanya kebahagian yang kekal
Bangkitkan lah jiwa dan raga lalu mendekatkat lah pada Cahaya itu
Raihlah dan pahamilah inti kebenaran dari Cahaya itu
Karena Cahayanya itu adalah ilmu sejati,yang akan menuntun kepada kehidupan yang sejati,ilmu itu akan menuntun untuk dapat hidup bahagia di dalam kehidupan yang kekal,di sisi Dzat Wajibul Mulyaningrat yang Maha Esa,bertafakurlah wahai jiwa-jiwa fakir
Jumat, 30 September 2011
Jumat, 19 Agustus 2011
Saat hujan turun
Saat hujan turun..Mmm
lidah ini tak sanggup berucap apapun.
lalu kubiarkan hatiku,yg selalu ciut akan keAgungan-Nya.
mengucap,"Terima Kasih Tuhan,telah Kau suburkan bumi ini".
Lalu kubiarkan hatiku,yg selalu luluh karena keBaikan-Nya.
...Memohon,"Tuhan tolong tenggelamkan,bumi yg telah sesak oleh segala bentuk keserakahan kami ini".
lalu bagian hatiku terkecil memohon,"Tuhan kami mengharapkan ridho-Mu & Tuhan tolong Selamatkan kami dari Angkara Murka".
lalu hatiku berbisik,Tuhan Kami merindukan-Mu.
lidah ini tak sanggup berucap apapun.
lalu kubiarkan hatiku,yg selalu ciut akan keAgungan-Nya.
mengucap,"Terima Kasih Tuhan,telah Kau suburkan bumi ini".
Lalu kubiarkan hatiku,yg selalu luluh karena keBaikan-Nya.
...Memohon,"Tuhan tolong tenggelamkan,bumi yg telah sesak oleh segala bentuk keserakahan kami ini".
lalu bagian hatiku terkecil memohon,"Tuhan kami mengharapkan ridho-Mu & Tuhan tolong Selamatkan kami dari Angkara Murka".
lalu hatiku berbisik,Tuhan Kami merindukan-Mu.
Selasa, 03 Mei 2011
Belum tahu judulnya (was in love with a stupid stuff)
by Yogi Yogaswara on Thursday, March 31, 2011 at 12:10am
Kali pertama kudengar namanya pun...Tiada ingin ku bertegur sapa dengannya... Dan setelah ku tahu wajahnya pun.Tiada ingin ku raih lebut jemarinya.Dan tiada pernah ku berharap atau sekedar tuk memikirkan berteman dengannya....Namun entah mengapa rasa ingin pun tiba2 datang menerjang otakku yang meraja dan menggebu di dalam jiwa ini.....Hingga tak kuasa ku meredamnya....Reff: Kubiarkan tanganku menggengam lembut jemarinya,,,Kubiarkan mataku menatap damai di matanya...Kubiarkan khayalku nikmati indah rupanya... Kubiarkan rasanya aliri darahku...Hingga ku terjatuh dalam buai peluknya dan kutenggelam dalam hampanya candu asmara yang membius jiwa ini...Kini di bawaku terbang tinggi,melayang menembus batas cakrawala...Berdua dengannya menariku diantara gemerlapnya bintang,,Berduanya dengannya Kuberlari dengan canda dan tawa,beralaskan indahnya hamparan pelangi...Tiada ingin pernah ku berpisah dengannya,,,Setelah alhirnya rasa letih dan penat menikam akalku....Hingga akhirnya rasa sakit menyerang,menhujani Ruh dan jasadku ini...Hingga akhirnya jasad ini bergetar,menggigil dan terkapar dalam derita rasa takut yang menggila...Reff 2 or brigde: Putih biarkan lah ku pergi bebas...Biru biarkan lah ku kembali pada alur hidup yang nyata...Merah biarkan lah ku raih kembali semangat hidup ini...Kuning biarkan lah kugapai asa yang belum sempat terwujud...Hijau ku hidup dalam hidup ini...Dan walaupun kebenaran memisahkan kita,mungkin hanya ini kenangan yang sulit kulupakan.... ........di tulis waktu nunggu gerobak dagangan di pinggiran kota bogor...Selasa 29032011.... Yogi yogaswara
Ingin hawamu hadir bersama hariku.
ingin hawamu hadir bersama hariku...
by Yogi Yogaswara on Thursday, April 7, 2011 at 8:26am
siangku, ada tanpa ada hadirmu.
soreku, ada tanpa ada hadirmu.
malamku, ada tanpa ada hadirmu.
hariku, berlalu tanpa ada hadirmu di sisi.
aku ingin kau selalu ada di sisiku walaupun hanya sekedar hawamu,tak mengapa,itu sudah cukup membuatku bahagia..
Sabtu, 26 Maret 2011
Wujud
Wujud
by Yogi Yogaswara on Friday, March 25, 2011 at 2:26am
Wujud...
Biarkan angan aku bercumbu dengan anganku.
Kan kupeluk erat anganku dan tak'kan pernah kulepaskan.
Hingga mewujud dalam nyata.
Pada kala ini, aku belum ada daya untuk mewujudkannya.
Dengan keyakinanku, upayaku akan hidup.
Bergandengan dengan harapan, doa, semangat dan sabar.
Sang wujud dalam nyata pun akan memeluk Ruh dan Jasad ini.
Hingga kala yang tiada terkira batasannya.
Sang kala pun kan, melantunkan nyanyian khabar gembira dengan irama bahagia.
.......Kunjungiku kala panas menyengat hari dan membahar untuk meluluh lantakan,
Harapan, Doa, Semangat dan Sabar di pinggiran jalan, Desa Kencana....Kamis 240311. tulisan yogi yogaswara.
Biarkan angan aku bercumbu dengan anganku.
Kan kupeluk erat anganku dan tak'kan pernah kulepaskan.
Hingga mewujud dalam nyata.
Pada kala ini, aku belum ada daya untuk mewujudkannya.
Dengan keyakinanku, upayaku akan hidup.
Bergandengan dengan harapan, doa, semangat dan sabar.
Sang wujud dalam nyata pun akan memeluk Ruh dan Jasad ini.
Hingga kala yang tiada terkira batasannya.
Sang kala pun kan, melantunkan nyanyian khabar gembira dengan irama bahagia.
.......Kunjungiku kala panas menyengat hari dan membahar untuk meluluh lantakan,
Harapan, Doa, Semangat dan Sabar di pinggiran jalan, Desa Kencana....Kamis 240311. tulisan yogi yogaswara.
Jumat, 04 Maret 2011
Tolong, tolong lah...
Tolong, tolong...
by Yogi Yogaswara on Friday, March 4, 2011 at 2:10pm
Dalam keremangan hati ini.
Tolong, tolong Siramkan air doa.
Pelepas dahaga jiwa.
Tolong, tolong hadirkan awan.
Peneduh rasa kecewa mana kala cita,tiada kunjung tiba.
Tolong, tolong usap hati ini dengan senyum damai,mana kala benci telah hampir merasuki hati ini.
Tolong, tolong buai jiwa ini dengan belai lembut rasa cita, mana kala rasa rindu tiada bersambut.
Tolong, tolong selimuti dinginnya benak ini, mana kala cinta telah hampir pudar.
Tolong, tolong biarkan aku bersandar pada asa yang menghidupkan jiwa ini.
Tolong, tolong tanamkan benih semangat pewujud asa, mana kala semangat telah hampir berkarat.
Tolong, tolong kuatkan hati ini untuk suarakan doa-doa, pemohon segala ampunan.
Dan segala puja puji pada Tuhan semesta alam, mana kala segala rupa dosa kian menebal-
dan khilaf selalu menghadang, mana kala rasa syukur pada Illahi telah hampir pudar dari hati ini.
Tolong, tolong suapi hati ini dengan buah sabar, mana kala duka datang menggoda.
Tolong, tolong lantunkan kidung pengantar tidur,mana kala tiada upaya untuk terpejam-
dan terlelap damai, dalam heningnya malam....
.....Di kamar mana kala menjelang subuh, pukul 03.47 jum'at dini hari...catatan hati GIEGASZT.
Kamis, 03 Maret 2011
Tiada Peduli.
Gila?!, tak peduli segila apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Jalang?!, tak peduli sejalang apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Rapuh?!, tak peduli serapuh apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Bawel?!, tak peduli sebawel apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Hitam?!, tak peduli sehitam apa pun perilaku Engkau.
Ku akan selalu berusaha untuk ada di samping Kau.
Cacat?!, tak peduli secacat apa pun raga kau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping kau.
Cacat?!, tak peduli secacat apa pun mental kau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping kau?
Buruk?!, tak peduli seburuk apa pun rupa kau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Papa?!, tak peduli sepapa apa pun engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Marilah Kita berjalan bersama,saling menerima dan saling mengerti diri kita.
Lupakan lah,segenap kekurangan yang lainnya yang mungkin masih ada dalam diri kita.
Mari lah Kita saling bergandeng tangan dan berjalan hadapi segala rintangan.
Berjalan dalam damai sampai waktu yang tak terbatas......
Di tulis Yogi Yogaswara.030311
.........dari hasil nongkrong di taman BTN cimanggu bogor.
Gila?!, tak peduli segila apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Jalang?!, tak peduli sejalang apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Rapuh?!, tak peduli serapuh apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Bawel?!, tak peduli sebawel apa pun Engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Hitam?!, tak peduli sehitam apa pun perilaku Engkau.
Ku akan selalu berusaha untuk ada di samping Kau.
Cacat?!, tak peduli secacat apa pun raga kau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping kau.
Cacat?!, tak peduli secacat apa pun mental kau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping kau?
Buruk?!, tak peduli seburuk apa pun rupa kau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Papa?!, tak peduli sepapa apa pun engkau.
Ku akan selalu berupaya untuk ada di samping Kau.
Marilah Kita berjalan bersama,saling menerima dan saling mengerti diri kita.
Lupakan lah,segenap kekurangan yang lainnya yang mungkin masih ada dalam diri kita.
Mari lah Kita saling bergandeng tangan dan berjalan hadapi segala rintangan.
Berjalan dalam damai sampai waktu yang tak terbatas......
Di tulis Yogi Yogaswara.030311
.........dari hasil nongkrong di taman BTN cimanggu bogor.
Selasa, 22 Februari 2011
Jatuh Cinta
Jatuh Cinta Lagi.
Bagaikan suara gagak Engkau berteriak,tiada henti.
Kubiarkan Engkau memakiku sampai Engkau merasa nyaman.
Senyaman suasana malam berhiaskan taburan berjuta bintang.
Hingga lebur semua kegalauan di ruang hatimu.
Hingga Engkau pun terlelap di selimuti hangatnya pelukku.
Dinginnya angin malam pun kian melarutkan malam.
Hanya hening yang terasa dan damai pun melebur dalam keheningan.
Tak terasa surya pun menampakan raut wajah dengan berjuta warna harapan.
Mulailah hari yang baru dengan terbukanya kelopak mata.
Menghirup lagi harumnya ilalang bermandikan embun pagi.
Terdengarlah celoteh Doa yang lain.
Berharap di kuatkan dalam mengamalkan kehidupan cinta yang tulus.
Tanpa terasa jatuh cinta lagi melebur sukma kami.
Terasa seperti mulai lagi dari awal....Hhhhhmmm Ahhh Indahnya!
..................Di tulis yogi yogaswara,siang di jl tentara pelajar. 230211
Bagaikan suara gagak Engkau berteriak,tiada henti.
Kubiarkan Engkau memakiku sampai Engkau merasa nyaman.
Senyaman suasana malam berhiaskan taburan berjuta bintang.
Hingga lebur semua kegalauan di ruang hatimu.
Hingga Engkau pun terlelap di selimuti hangatnya pelukku.
Dinginnya angin malam pun kian melarutkan malam.
Hanya hening yang terasa dan damai pun melebur dalam keheningan.
Tak terasa surya pun menampakan raut wajah dengan berjuta warna harapan.
Mulailah hari yang baru dengan terbukanya kelopak mata.
Menghirup lagi harumnya ilalang bermandikan embun pagi.
Terdengarlah celoteh Doa yang lain.
Berharap di kuatkan dalam mengamalkan kehidupan cinta yang tulus.
Tanpa terasa jatuh cinta lagi melebur sukma kami.
Terasa seperti mulai lagi dari awal....Hhhhhmmm Ahhh Indahnya!
..................Di tulis yogi yogaswara,siang di jl tentara pelajar. 230211
Minggu, 20 Februari 2011
Sirnalah dari ruang hatiku.
Sirnalah dari ruang hatiku...
Sirna, sirna, sirnalah rasa benci!
Sirna, sirna, sirnalah rasa marah!
Sirna, sirna, sirnalah rasa dengki!
Sirna, sirna, sirnalah rasa hasut!
Sirna, sirna, sirnalah rasa takut!
Sirna, sirna, sirnalah segala perasangka buruk!
Sirna, sirna, sirnalah rasa cemburu!...
Sirna sirna sirnalah segala rasa yang selalu megusik suana hati!.
Enyahlah dan Sirnalah dari ruang hatiku!!!,kapok kumerasakannya, tiada ingin pula kumimpi merasakannya.
Hadir dan hadirlah segala warna warni keindahan rasa, ke dalam ruang hatiku.
Tiada pernah ingin di tinggalakan dan meninggalkan.
.....By Yogi yogaswara,datang saat panas mentertawakan buruknya segala rasa.
di Cimanggu,bogor.
Sirna, sirna, sirnalah rasa benci!
Sirna, sirna, sirnalah rasa marah!
Sirna, sirna, sirnalah rasa dengki!
Sirna, sirna, sirnalah rasa hasut!
Sirna, sirna, sirnalah rasa takut!
Sirna, sirna, sirnalah segala perasangka buruk!
Sirna, sirna, sirnalah rasa cemburu!...
Sirna sirna sirnalah segala rasa yang selalu megusik suana hati!.
Enyahlah dan Sirnalah dari ruang hatiku!!!,kapok kumerasakannya, tiada ingin pula kumimpi merasakannya.
Hadir dan hadirlah segala warna warni keindahan rasa, ke dalam ruang hatiku.
Tiada pernah ingin di tinggalakan dan meninggalkan.
.....By Yogi yogaswara,datang saat panas mentertawakan buruknya segala rasa.
di Cimanggu,bogor.
Sabtu, 19 Februari 2011
Letih
.Letih sudah,dianggap tak ada.Letih sudah,di pandang tak berarti.Letih sudah, berupaya melakukan setitik kebaikan.agar di pandang setitik berarti,namun masih tetap di pandang salah,di mata bathinnya.Letih sudah,berharap di anggap ada.Letih sudah,menahan segala keletihan yang terasa dan keluh kesahku pun membuat letih ku semakin menggila.Ahh..sudahlah!,kini lebih baik memberikan raga,hati dan pikiran ini,kesempatan untuk tek terbaring sejenak.Menghela napas panjang dengan perlahan,sambil menutup ke dua mata,yang juga sudah terasa letih.Kini waktunya membiarkan Ikhlas dan Si tenang mengambil keadaan,untuk membeningkan warna hati dan pikiran yang sudah terlanjur keruh.Lalu membiarkan imajinasi manis ku,bercengkrama dan bercumbu dengan segala keindahan,sampai segala warnanya kembali bening dan siap membuka mata hat dengan pandangan hidup yang baru,harapan yang baru dan kebahagiaan lahir dan bahin yang baru... -Letih- di tulis yogi yogaswara,datang di saat penat menyelimuti batin hingga letih yg kurasakan.Jum'at 2.30 dini hari 180211
Langganan:
Postingan (Atom)